<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Afr2sa's Weblog</title>
	<atom:link href="http://afr2sa.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://afr2sa.wordpress.com</link>
	<description>kuissss........5_0612300145</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Apr 2008 01:18:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='afr2sa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Afr2sa's Weblog</title>
		<link>http://afr2sa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://afr2sa.wordpress.com/osd.xml" title="Afr2sa&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://afr2sa.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Makanan Bergizi</title>
		<link>http://afr2sa.wordpress.com/2008/04/09/makanan-bergizi/</link>
		<comments>http://afr2sa.wordpress.com/2008/04/09/makanan-bergizi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 07:35:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afr2sa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KATEGORI LAINNYA]]></category>
		<category><![CDATA[makanan bergizi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afr2sa.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Anda ingin berumur panjang? Jika ya, hiduplah dengan cara yang sehat. Salah satu bagian dari hidup sehat adalah mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang. Ada berbagai kriteria makanan sehat. Diantaranya adalah sebagai berikut: - Bebas atau mengandung sedikit bahan pengawet yang aman bagi tubuh - Tidak mengandung zat yang berbahaya seperti pemanis buatan aspartam yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=12&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="post-152" class="hentry p1 post publish author-andiyuli category-gaya-hidup y2006 m11 d26 h07 alt"><!-- .entry-head --></p>
<div class="entry-content">
<p><span style="color:#ff6600;"><a title="Makanan Sehat" rel="lightbox" href="http://static.flickr.com/104/306066882_6c9b685953_b.jpg"> </a></span></p>
<p><span style="color:#ff6600;"> <img src="http://static.flickr.com/104/306066882_6c9b685953_m.jpg" alt="" align="left" /></span></p>
<p><span style="color:#ff6600;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">Anda ingin berumur panjang? Jika ya, hiduplah dengan cara yang sehat. Salah satu bagian dari hidup sehat adalah mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.</span><span id="more-12"></span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">Ada berbagai kriteria makanan sehat. Diantaranya adalah sebagai berikut:<br />
- Bebas atau mengandung sedikit bahan pengawet yang aman bagi tubuh<br />
- Tidak mengandung zat yang berbahaya seperti pemanis buatan aspartam yang terbukti menyebabkan kanker<br />
- Tidak kadaluarsa<br />
- Bersih, tidak kotor<br />
- Dan yang paling penting mengandung komposisi gizi yang seimbang sesuai yang dibutuhkan tubuh</span></p>
</div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/afr2sa.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/afr2sa.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afr2sa.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afr2sa.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afr2sa.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afr2sa.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afr2sa.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afr2sa.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afr2sa.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afr2sa.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afr2sa.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afr2sa.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afr2sa.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afr2sa.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afr2sa.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afr2sa.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=12&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afr2sa.wordpress.com/2008/04/09/makanan-bergizi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7e1e70dc3936a75272968b54c2343ee9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">afr2sa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/104/306066882_6c9b685953_m.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>KOMPUTER</title>
		<link>http://afr2sa.wordpress.com/2008/04/02/komputer/</link>
		<comments>http://afr2sa.wordpress.com/2008/04/02/komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 01:22:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afr2sa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KATEGORI LAINNYA]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afr2sa.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Pada awalnya komputer dititikberatkan pada proses pengolahan data, tetapi karena teknologi yang sangat pesat, saat ini teknologi komputer sudah menjadi sarana informasi dan pendidikan khususnya teknologi internet. Dalam hal pendidikan, komputer dapat dipergunakan sebagai alat bantu (media) dalam proses belajar mengajar baik untuk guru maupun siswa yang mempunyai fungsi sebagai Media tutorial, alat peraga dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=10&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="post-meta"></div>
<p><a href="http://galuh.files.wordpress.com/2006/12/windowslivewriterperankomputerbagipendidikananak-d732clip-image00111.jpg"><img style="border:0 none;" src="http://galuh.files.wordpress.com/2006/12/windowslivewriterperankomputerbagipendidikananak-d732clip-image001-thumb6.jpg?w=240&#038;h=191&#038;h=191" alt="" hspace="12" width="240" height="191" align="left" /></a>Pada awalnya komputer dititikberatkan pada proses pengolahan data, tetapi karena teknologi yang sangat pesat, saat ini teknologi komputer sudah menjadi sarana informasi dan pendidikan khususnya teknologi internet. Dalam hal pendidikan, komputer dapat dipergunakan sebagai alat bantu (media) dalam proses belajar mengajar baik untuk guru maupun siswa yang mempunyai fungsi sebagai Media tutorial, alat peraga dan juga alat uji dimana tiap fungsi tersebut masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.</p>
<p><span id="more-10"></span></p>
<p>Sebagai media tutorial, komputer memiliki keunggulan dalam hal interaksi, menumbuhkan minat belajar mandiri serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa / anak. Tetapi interaksi komputer dengan manusia belum dapat menggantikan interaksi manusia dengan manusia, selain itu mempunyai kelemahan lain yaitu kemauan belajar mandiri yang masih rendah. Komputer sebagai alat uji memiliki keunggulan dalam keobyektifan, ketepatan dan kecepatan dalam penghitungan tetapi masih belum dapat menilai soal-soal essai, pendapat dan hal yang terkait dengan moral dan etika. Yang terakhir, sebagai media alat peraga, komputer mempunyai kelebihan dapat memperagakan percobaan tanpa adanya resiko, tetapi membutuhkan waktu dalam pengembangannya.</p>
<p>Sebelum memperkenalkan komputer kepada anak, orangtua maupun guru seharusnya dapat memahami perkembangan pemahaman anak, dimana pada usia 0 -2 tahun anak mendapatkan pemahamannya dari penginderaannya. Kemudian usia 2 &#8211; 7 tahun anak mulai belajar menggunakan bahasa, angka dan simbol-simbol tertentu. Pada usia 7 &#8211; 12 tahun anak mulai dapat berpikir logis, terutama yang berhubungan dengan obyek yang tampak langsung olehnya.</p>
<p>Yang saat ini perlu menjadi perhatian bagi orangtua maupun guru adalah bagaimana cara memperkenalkan komputer kepada anak. Hal yang perlu dicoba adalah dengan program-program aplikasi (software) yang bersifat “Edutainment” yaitu perpaduan antara education (pendidikan) dan entertainment (hiburan). Selain itu program (software) aplikasi “Edutainment” tersebut mempunyai kemampuan menumbuhkembangkan kreatifitas dan imajinasi anak serta melatih saraf motorik anak. Contohnya program permainan kombinasi benda, menyusun benda atau gambar (Puzzle) serta program berhitung dan software-software lain yang didukung perangkat multimedia.</p>
<p>Selain program aplikasi (software), dunia internet semakin berarti bagi anak-anak. Internet memungkinkan anak mengambil dan mengolah ilmu pengetahuan ataupun informasi dari situs-situs yang dikunjunginya tanpa adanya batasan jarak dan waktu. Di samping itu masih ada manfaat lain yang didapat dari internet, misalnya surat menyurat (E-mail), berbincang (chatting), mengambil dan menyimpan informasi (download).</p>
<p>Untuk perkembangan pendidikan selanjutnya teknologi “Teleconference” (Konferensi interaktif secara on line dari jarak jauh) dirasakan sudah pantas di coba dan dikembangkan, karena dapat menghemat waktu, tenaga pengajar, kapasitas ruang belajar serta tidak mengenal letak geografis.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/afr2sa.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/afr2sa.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afr2sa.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afr2sa.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afr2sa.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afr2sa.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afr2sa.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afr2sa.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afr2sa.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afr2sa.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afr2sa.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afr2sa.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afr2sa.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afr2sa.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afr2sa.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afr2sa.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=10&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afr2sa.wordpress.com/2008/04/02/komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7e1e70dc3936a75272968b54c2343ee9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">afr2sa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://galuh.files.wordpress.com/2006/12/windowslivewriterperankomputerbagipendidikananak-d732clip-image001-thumb6.jpg?w=240&#038;h=191" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>MENCARI ARTI</title>
		<link>http://afr2sa.wordpress.com/2008/04/01/mencari-arti/</link>
		<comments>http://afr2sa.wordpress.com/2008/04/01/mencari-arti/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2008 03:04:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afr2sa</dc:creator>
				<category><![CDATA[CERITA]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afr2sa.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Dimanakah engkau Arti? Sudah habis kutelusuri pelosok kota ini. Namun hanya bayangmu dipelupuk mataku yang senantiasa tampak. Sementara engkau raib lenyap tiada isyarat. &#8216;Temui aku di kota kita pernah mengikat janji. Hidupku tak jauh dari surau, langgar ataupun masjid,&#8217; begitu ucapmu saat kau memutuskan untuk berpisah dariku. Terpana dengan keputusanmu aku mengiyakan. Cinta yang membakar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=14&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><span style="font-family:Tahoma;color:#333333;font-size:x-small;">Dimanakah engkau                 Arti? Sudah habis kutelusuri pelosok kota ini. Namun hanya bayangmu                 dipelupuk mataku yang senantiasa tampak. Sementara engkau raib                 lenyap tiada isyarat. &#8216;Temui aku di kota kita pernah mengikat                 janji. Hidupku tak jauh dari surau, langgar ataupun masjid,&#8217;                 begitu ucapmu saat kau memutuskan untuk berpisah dariku.</p>
<p>Terpana dengan keputusanmu aku mengiyakan. Cinta yang membakar membuatku         mati rasa. Kesedihan yang amat sangat membuatku lupa bertanya mengapa         engkau harus pergi. Satu pertanyaan yang dulu tak kutanyakan itu sekarang         sudah bertambah menjadi ribuan pertanyaan. Dan kini setiap kali kuintip         wajah-wajah dibalik kerudung putih itu-selalu bukan wajahmu yang tertangkap&#8211;setiap         kali pertanyaan itu bertambah. (Sangat susah untuk menemukan alasan mengintip         wajah di balik kerudung di dalam masjid untuk aku yang laki-laki.) </span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma;color:#333333;font-size:x-small;">&#8216;Arti namaku. Hanya                 Arti. Tak tahu mengapa demikian.&#8217; Perkenalan yang aneh. Kau tiba-tiba                 saja ada di hadapanku memperkenalkan diri. Bahkan mengapa namamu                 Arti pun tak pernah aku tanyakan, apalagi aku bahas. Entah mengapa                 aku menerimamu begitu saja dan tak pernah bisa lagi melepaskanmu.                 Mirip kesadaran tiba-tiba manusia akan keberadaan waktu yang                 kemudian mengungkungnya. Sejak perkenalan itu, seperti katamu                 kemudian, pagi menjadi lebih benderang.</span><span id="more-14"></span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma;color:#333333;font-size:x-small;"> Tentu saja kemudian                 kita berpacaran. Saling merayu. Merajuk. Walau kita malu mengakuinya                 secara terbuka, juga berciuman. Bahkan berulang-ulang kali.</span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma;color:#333333;font-size:x-small;"> Dimanakah engkau                 Arti? Tahukah engkau kalau aku berada di kotamu, kotaku, kota                 tempat kita mengikat janji? Tahukah engkau kalau aku mencari-carimu?                 Benarkah kau ada di sini?</span></p>
<p align="left"><span style="font-family:Tahoma;color:#333333;font-size:x-small;"> Pernah                 sebenarnya aku datangi orang yang mengenal kita berdua di kota                 ini. Kalau-kalau ada yang pernah bersimpang denganmu. Tak ada                 gunanya. Ingat nama kita berdua saja mereka tidak. Dengan penuh                 keheranan mereka memandangku, seolah bertanya bukankah baru kali                 ini kita bertemu? Ini yang sering membuatku ragu, jangan-jangan                 engkau, Arti, hanya mimpiku.</span></p>
<blockquote>
<blockquote><p><span style="font-family:Tahoma;color:#333333;font-size:x-small;">&#8220;Kita sedang                     bermimpi.&#8221;<br />
&#8220;Mengapa?&#8221;<br />
&#8220;Karena kita bahagia.&#8221;<br />
&#8220;Lalu?&#8221;<br />
&#8220;Tidakkah kau mengerti? Kebahagiaan membuat waktu menjadi relatif, nisbi. Tak ada ujung tak ada pangkal. Waktu berjalan lebih cepat dari seharusnya. Satu hari terasa satu jam. Satu tahun lewat tanpa kau sempat catat apa yang sudah kau lakukan. Wuussss, seperti kalau kita bermimpi. Kerangka waktu adalah yang pertama kali tidak berlaku.&#8221;</span></p></blockquote>
</blockquote>
<p><span style="font-family:Tahoma;color:#333333;font-size:x-small;"> Berapa tahun usia                 perkawinan kita Arti? Pagi lebih benderang dibandingkan saat                 kita berpacaran. Waktu seperti terbang memayungi kita yang sedang                 bermimpi. Sungguh mengherankan bahwa kemudian hanya ada satu                 kebiasaan yang aku ingat dari masa perkawinan kita.</span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma;color:#333333;font-size:x-small;"> Ingatkah kau Arti,                 setiap malam bulan purnama kita suka berjalan-jalan tanpa tujuan.                 Hanya berdua. Kadang-kadang kita kemudian duduk hingga pagi memandangi                 rembulan kuning pucat di taman kota. (Satu-satunya taman yang                 ada di kota kita.) Atau kita sekadar duduk-duduk pinggir sungai                 dengan pasirnya yang lembut berebutan menggelitik kaki telanjang                 kita. Aku tak pernah mengerti mengapa tak pernah kita temui satu                 ularpun yang biasanya keluar malam-malam bermalas-malasan di                 tebing sungai. Mereka sepertinya menyingkir memberi kesempatan                 kepada kita atau kepadamu lebih tepatnya untuk menikmati sungai                 itu.</span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma;color:#333333;font-size:x-small;"> &#8220;Sentuhlah                 embun pagi ini. Bisakah kau rasakan?, inilah hasil persetubuhan                 alam yang sempurna. Betapa murninya.&#8221;</span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma;color:#333333;font-size:x-small;"> Aku tak mengerti                 maksudmu, tetapi tentu saja aku lakukan apa yang kau minta. Toh                 tak ada ruginya menuruti permintaanmu. Ada sebuah rasa dingin                 yang menyentuh, terasa hingga ke tulang belakangku. </span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma;color:#333333;font-size:x-small;">Ya. Untuk mencarimu                 juga aku datangi taman itu. Menunggumu. Tetapi mengapa banyak                 sekali gelandangan yang memenuhi taman itu? Apakah mereka dulu                 juga menyingkir waktu kita masih sering ke sana ataukah karena                 engkau aku dulu tak merasakan kehadiran mereka. Dan ular. Di                 pinggir sungai tempat kita dulu sering melewatkan malam, aku                 temui ratusan jenis ular yang membuatku bergidik untuk sekadar                 mendekatinya. </span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma;color:#333333;font-size:x-small;">Dimanakah kau Arti?                 Masih adakah waktumu untuk mengingatku? Atau aku sudah teronggok                 menjadi sampah sejarah masa lalumu? </span></p>
<p><span style="font-family:Tahoma;color:#333333;font-size:x-small;">Aku masih mencarimu                 diantara ratusan pamflet puisi yang tercipta dari bayangmu, yang                 kutempelkan di seluruh kota. Dimanakah kau Arti? Sesaat saja                 aku ingin bertemu.</span></p></blockquote>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/afr2sa.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/afr2sa.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afr2sa.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afr2sa.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afr2sa.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afr2sa.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afr2sa.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afr2sa.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afr2sa.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afr2sa.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afr2sa.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afr2sa.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afr2sa.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afr2sa.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afr2sa.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afr2sa.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=14&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afr2sa.wordpress.com/2008/04/01/mencari-arti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7e1e70dc3936a75272968b54c2343ee9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">afr2sa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENEMU ~(THOMAS EDISON 1847-1931)</title>
		<link>http://afr2sa.wordpress.com/2008/03/22/penemu-thomas-edison-1847-1931/</link>
		<comments>http://afr2sa.wordpress.com/2008/03/22/penemu-thomas-edison-1847-1931/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2008 01:17:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afr2sa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KATEGORI LAINNYA]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afr2sa.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[38 THOMAS EDISON 1847-1931 Penemu serba bisa Thomas Alva Edison lahir tahun 1847 di kota Milan, Ohio, Amerika Serikat. Cuma tiga tahun dia peroleh pendidikan formal, sesudah itu disepak keluar sekolah karena si guru menganggap anak ini dungu luar biasa. Ciptaan pertamanya, perekam suara elektronik dibikinnya tatkala umurnya dua puluh satu tahun. Hasil karyanya itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=9&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>38 THOMAS EDISON 1847-1931</h2>
<p><img src="http://media.isnet.org/iptek/100/Edison.jpg" alt="" width="374" height="375" align="bottom" /><span style="color:#993300;">Penemu serba bisa Thomas Alva Edison lahir tahun 1847 di kota Milan, Ohio, Amerika Serikat. Cuma tiga tahun dia peroleh pendidikan formal, sesudah itu disepak keluar sekolah karena si guru menganggap anak ini dungu luar biasa.<span id="more-9"></span></span> <span style="color:#993300;">Ciptaan pertamanya, perekam suara elektronik dibikinnya tatkala umurnya dua puluh satu tahun. Hasil karyanya itu tidak dijualnya. Sesudah itu dia menekuni pembikinan peralatan yang diharapnya bisa laku terjual di pasar, tak lama sesudah dia berhasil membikin perekam suara elektronik, dia menemukan dan menyempurnakan mesin telegram yang secara otomatis mencetak huruf, yang dijualnya seharga 40.000 dolar, suatu jumlah besar pada saat itu. Sehabis itu, bagaikan antri dia menemukan hasil karya baru dan dalam tempo singkat Edison bukan saja masyhur tetapi juga berduit. Mungkin, penemuannya yang paling asli adalah mesin piringan hitam yang dipatenkannya tahun 1877. Tetapi, lebih terkenal di dunia dari itu adalah pengembangan bola lampu pijar yang praktis tahun 1879.</span> <span style="color:#993300;">Edison bukan orang pertama yang menciptakan sistem penerangan listrik. Beberapa tahun sebelumnya lampu bersinarkan arus listrik telah digunakan buat penerangan lampu jalan di Paris. Tetapi, bola pijar Edison berikut sistem pembagian tenaga listrik yang dikembangkannya memungkinkan adanya penerangan listrik yang praktis untuk di rumah. Tahun 1882, perusahaannya mulai memproduksi listrik untuk rumah-rumah di New York, dan dalam tempo singkat sudah tersebar ke seluruh dunia.</span> <span style="color:#993300;">Dengan berdirinya perusahaan listrik pertama untuk penerangan rumah-rumah, Edison berarti sudah meletakkan dasar bagi perkembangan industri besar. Penggunaan tenaga listrik bukan cuma buat penerangan tetapi untuk seluruh aspek kebutuhan rumah tangga, mulai dari televisi hingga mesin cuci. Lebih jauh lagi, kegunaan tenaga listrik lewat distribusi jaringan-jaringan yang didirikan Edison dengan sendirinya mendorong penggunaan listrik untuk sektor industri.</span> <span style="color:#993300;">Edison juga memberi sumbangan besar luar biasa buat perkembangan kamera perfilman serta proyektor. Dia membuat penyempurnaan penting pertilponan (karbon transmiternya meningkatkan kejelasan pendengaran), penyempurnaan di bidang telegram, dan mesin tik. Diantara penemuan lainnya antara lain mesin dikte, mesin kopi dan tempat penyimpanan yang digerakkan baterei. Boleh dibilang, Edison merancang lebih dari 1000 penemuan, suatu jumlah yang betul-betul tak masuk akal.</span> <span style="color:#993300;">Satu sebab produktivitasnya amat mengherankan adalah karena pada awal-awal kariernya dia membangun sebuah laboratorium penyelidikan di Menlo Park, New Jersey. Di situlah dia menghimpun kelompok pembuat yang berkemampuan membantunya. Ini adalah cikal bakal sebuah laboratorium penyelidikan yang kemudian ditiru oleh begitu banyak industri. Laboratorium pemula Edison yang modern, suatu pusat penyelidikan yang berperalatan lengkap di mana begitu banyak orang bekerja bersama merupakan suatu team, adalah pula hasil karyanya yang penting, meskipun tentu saja sesuatu yang tidak bisa dia patenkan.</span> <span style="color:#993300;">Edison bukanlah seorang penemu semata; dia juga terlibat dalam pembikinan dan mengorganisir pelbagai perusahaan industri. Yang paling penting diantaranya akhirnya menjelma menjadi General Electric Company.</span> <span style="color:#993300;">Meski secara pembawaan dia bukan seorang ilmuwan murni, Edison membikin satu penemuan ilmiah. Di tahun 1882 dia menemukan bahwa dalam keadaan mendekati hampa udara, arus listrik dapat dialirkan diantara dua kawat yang tidak bersentuhan satu sama lain. Fenomena ini &#8211;disebut penemuan Edison&#8211; bukan sekedar punya maksud teoritis yang penting, tetapi juga punya arti penggunaan praktis yang bermakna. Ini menuntun ke arah perkembangan tabung hampa udara dan peletakan dasar industri elektronik.</span> <span style="color:#993300;">Hampir sepenuh masa hidupnya, Edison menderita pendengaran lemah. Tetapi, meski begitu, dia lebih dari sekedar dapat mengatasi hambatan itu dengan kerja kerasnya yang mengagumkan. Edison kawin dua kali (istri pertamanya mati muda), punya tiga anak dari masing-masing istri. Dia meninggal tahun 1931 di West Orange, New Jersey.</span> <span style="color:#993300;">Tak ada perselisihan paham mengenai bakat Edison. Tiap orang sepakat bahwa dialah penemu besar yang genius yang pernah hidup. Barisan penemuan-penemuannya yang amat bermanfaat dianggap menggemparkan dan membikin dengkul menggigil, meskipun mungkin saja sebagiannya dikembangkan oleh orang lain dalam tempo tiga puluh tahun. Namun, bila kita perhatikan penemuan-penemuan pribadinya, akan tampak oleh kita bahwa tak satu pun daripadanya punya arti penting yang bersifat menentukan. Misalnya bola pijar, walaupun digunakan secara luas, bukanlah barang yang tak tergantikan dalam dunia modern. Fakta menunjukkan, penerangan yang berasal dari radiasi dan keluar terpencar dalam bentuk cahaya, yang bekerja atas dasar prinsip-prinsip ilmiah yang sepenuhnya berbeda, juga digunakan orang secara luas, dan dalam kehidupan kita sehari-hari tidaklah ada bedanya apabila kita tidak menggunakan bola lampu pijar samasekali. Sesungguhnya, sebelum penerangan listrik digunakan, lilin, lampu minyak, dan lampu gas sudah secara umum dipandang sebagai kadar penerangan yang memuaskan.</span> <span style="color:#993300;">Alat piringan hitam memang suatu penemuan cerdik, tetapi tak seorang pun menganggap alat itu sudah mampu mengubah kehidupan kita sehari-hari seperti halnya peranan yang disuguhkan radio, televisi atau tilpon. Lebih jauh dari itu, dalam tahun-tahun belakangan ini, telah dapat diciptakan alat perekam suara dengan metode yang sama sekali berbeda, seperti misalnya pita magnetik kaset. Dan andaikata tidak ada mesin piringan hitam, rasanya tidak apa-apa. Banyak paten-paten Edison yang berkaitan dengan penyempurnaan alat-alat, sebetulnya sudah ditemukan oleh orang lain lebih dulu, bahkan sudah dalam bentuk yang sudah bisa dimanfaatkan. Penyempurnaan-penyempurnaan ini &#8211;meski banyak menolong&#8211; tak bisa dianggap sebagai suatu arti penting dalam rangkaian gerakan sejarah secara umum.</span> <span style="color:#993300;">Tetapi, kendati tak satu pun hasil penemuan Edison memiliki arti penting yang menggemparkan, berguna juga untuk diingat bahwa dia tidak cuma menciptakan satu alat, tetapi lebih dari seribu. Atas dasar pertimbangan inilah saya menempatkan Edison lebih tinggi ketimbang penemu termasyhur seperti Guglielmo Marconi dan Alexander Graham Bell.</span> <span style="color:#993300;"><span style="font-size:12pt;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;                    &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/afr2sa.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/afr2sa.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afr2sa.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afr2sa.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afr2sa.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afr2sa.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afr2sa.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afr2sa.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afr2sa.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afr2sa.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afr2sa.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afr2sa.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afr2sa.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afr2sa.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afr2sa.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afr2sa.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=9&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afr2sa.wordpress.com/2008/03/22/penemu-thomas-edison-1847-1931/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7e1e70dc3936a75272968b54c2343ee9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">afr2sa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://media.isnet.org/iptek/100/Edison.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>TIGA POHON</title>
		<link>http://afr2sa.wordpress.com/2008/03/07/tiga-pohon/</link>
		<comments>http://afr2sa.wordpress.com/2008/03/07/tiga-pohon/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 03:53:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afr2sa</dc:creator>
				<category><![CDATA[alkisah]]></category>
		<category><![CDATA[CERITA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afr2sa.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah, ada tiga pohon di dalam hutan. Suatu hari, ketiganya saling menceritakan mengenai harapan dan impian mereka. Pohon pertama berkata, &#8220; Kelak aku ingin menjadi peti harta karun. Aku akan diisi dengan emas, perak dan berbagai batu permata dan semua orang akan mengagumi keindahannya. &#8220; Kemudian pohon kedua berkata, suatu hari kelak aku akan menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=3&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="pohon redwood" href="http://appreciativeorganization.files.wordpress.com/2007/09/redwood.jpg"><img src="http://appreciativeorganization.files.wordpress.com/2007/09/redwood.jpg?w=268&#038;h=367" alt="pohon redwood" width="268" height="367" /></a></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Alkisah, ada tiga pohon di dalam hutan. Suatu hari, ketiganya saling<br />
menceritakan mengenai harapan dan impian mereka. Pohon pertama berkata, &#8220;<br />
Kelak aku ingin menjadi peti harta karun. Aku akan diisi dengan emas, perak<br />
dan berbagai batu permata dan semua orang akan mengagumi keindahannya. &#8220;<br />
<span id="more-3"></span><br />
Kemudian pohon kedua berkata, suatu hari kelak aku akan menjadi kapal yang<br />
besar. Aku akan mengangkut raja-raja dan berlayar ke ujung dunia. Aku akan<br />
menjadi kapal yang kuat dan setiap orang merasa aman dekat denganku.</span></p>
<p>Akhirnya pohon ke tiga berkata, aku ingin tumbuh menjadi pohon yang<br />
tertinggi di hutan di puncak bukit. Orang-orang akan memandangku dan<br />
berpikir betapa aku begitu dekat untuk menggapai surga dan Tuhan. Aku akan<br />
menjadi pohon terbesar sepanjang masa dan orang akan mengingatku.</p>
<p>Setelah beberapa tahun berdoa agar impian terkabul, sekelompok penebang<br />
pohon datang dan menebang ketiga pohon itu. Pohon pertama dibawa ke tukang<br />
kayu. Ia sangat senang sebab ia tahu bahwa ia akan dibuat menjadi peti<br />
harta karun. Tetapi doanya tidak menjadi kenyataan karena tukang kayu<br />
membuatnya menjadi kotak tempat menaruh makan ternak. Ia hanya diletakkan<br />
di kandang dan diisi jerami.</p>
<p>Pohon ke dua dibawa ke galangan kapal. Ia berpikir bahwa doanya menjadi<br />
kenyataan. Tetapi ia dipotong-potong dan dibuat menjadi sebuah perahu<br />
nelayan kecil. Impiannya untuk menjadi kapal besar untuk mengangkut<br />
raja-raja telah berakhir.</p>
<p>Pohon ketiga dipotong menjadi potongan-potongan kayu besar dan dibiarkan<br />
teronggok dalam gelap. Tahun demi tahun berlalu, dan ketiga pohon itu telah<br />
melupakan impiannya.</p>
<p>Kemudian suatu hari, sepasang suami-istri tiba di kandang. Sang istri<br />
melahirkan dan meletakkan bayinya di atas tumpukan jerami di kotak makanan<br />
ternak yang dibuat dari pohon pertama. Orang-orang datang menyembah bayi<br />
itu. Akhirnya pohon pertama sadar bahwa didalamnya diletakkan harta<br />
terbesar sepanjang masa.</p>
<p>Bertahun-tahun kemudian, sekolompok laki-laki naik ke atas perahu nelayan<br />
yang dibuat dari pohon ke dua. Ditengah danau, badai besar datang dan pohon<br />
kedua berpikir bahwa ia tidak cukup kuat untuk melindungi orang-orang<br />
didalamnya. Tetapi salah seorang laki-laki itu berdiri dan berkata &#8220;DIAM!&#8221;<br />
Tenanglah! dan badaipun berhenti. Ketika itu, tahulah bahwa ia telah<br />
mengangkut Raja diatas segala raja.</p>
<p>Akhirnya, seorang datang dan mengambil pohon ketiga. Ia dipikul sepanjang<br />
jalan sementara orang-orang mengejek lelaki yang memikulnya. Laki-laki ini<br />
kemudian dipakukan di kayu ini dan mati di puncak bukit. Akhirnya pohon<br />
ketiga sadar bahwa ia demikian dekat dengan Tuhan, karena Yesus yang<br />
disalibkan padanya.</p>
<p>KETIKA KEADAAAN TIDAK SEPERTI YANG ENGKAU INGINKAN, KETAHUILAH TUHAN<br />
MEMILIKI RENCANA UNTUKMU. JIKA ENGKAU PERCAYA PADA-NYA,IA AKAN MEMBERIMU<br />
BERKAT-BERKAT BESAR. KETIGA POHON MENDAPATKAN APA YANG MEREKA INGINKAN.<br />
TETAPI TIDAK DENGAN CARA SEPERTI YANG MEREKA BAYANGKAN. KITA TIDAK SELALU<br />
TAHU APA RENCANA TUHAN BAGI KITA. KITA HANYA TAHU BAHWA JALANNYA BUKANLAH<br />
JALAN KITA, TETAPI JALANNYA ADALAH YANG TERBAIK.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/afr2sa.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/afr2sa.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afr2sa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afr2sa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afr2sa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afr2sa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afr2sa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afr2sa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afr2sa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afr2sa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afr2sa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afr2sa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afr2sa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afr2sa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afr2sa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afr2sa.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=3&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afr2sa.wordpress.com/2008/03/07/tiga-pohon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7e1e70dc3936a75272968b54c2343ee9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">afr2sa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://appreciativeorganization.files.wordpress.com/2007/09/redwood.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pohon redwood</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RAMA~~(BERTAHAN)</title>
		<link>http://afr2sa.wordpress.com/2008/03/01/ramabertahan/</link>
		<comments>http://afr2sa.wordpress.com/2008/03/01/ramabertahan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2008 01:20:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afr2sa</dc:creator>
				<category><![CDATA[KATEGORI LAINNYA]]></category>
		<category><![CDATA[lirik lagu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afr2sa.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[lihat aku disini kau lukai hati dan perasaan ini tapi entah mengapa aku bisa memberikan maaf padamu mungkin karena .. cinta padamu tulus dari dasar hatiku mungkin karena .. aku berharap kau dapat mengerti cintaku lihat aku disini bertahan walau kau slalu menyakiti hingga air mataku tak dapat menetes dan habis terurai mungkin karena .. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=8&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#008080;">lihat aku disini<br />
kau lukai hati dan perasaan ini<br />
tapi entah mengapa<br />
aku bisa memberikan maaf padamu</span></p>
<p>mungkin karena .. cinta<br />
padamu tulus dari dasar hatiku<br />
mungkin karena .. aku<br />
berharap kau dapat mengerti cintaku<br />
<span id="more-8"></span><br />
lihat aku disini<br />
bertahan walau kau slalu menyakiti<br />
hingga air mataku<br />
tak dapat menetes dan habis terurai</p>
<p>mungkin karena .. cinta<br />
padamu tulus dari dasar hatiku<br />
mungkin karena .. aku<br />
berharap kau dapat mengerti cintaku</p>
<p>meski kau terus sakiti aku<br />
cinta ini akan selalu memaafkan<br />
dan aku percaya nanti engkau<br />
mengerti bila cintaku takkan mati</p>
<p>meski kau terus sakiti aku<br />
cinta ini akan selalu memaafkan<br />
dan aku percaya nanti engkau<br />
mengerti bila cintaku takkan mati</p>
<p>meski kau terus sakiti aku<br />
cinta ini akan selalu memaafkan<br />
dan aku percaya nanti engkau<br />
mengerti bila cintaku takkan mati</p>
<p>Anda dapat mencari lagu lainnya di situs :<a title="lirik lagu" href="http://www.liriklaguindonesia.net" target="_blank"><span class="a">www.<strong>lirik</strong><strong>lagu</strong>indonesia.net</span></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/afr2sa.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/afr2sa.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afr2sa.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afr2sa.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afr2sa.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afr2sa.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afr2sa.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afr2sa.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afr2sa.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afr2sa.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afr2sa.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afr2sa.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afr2sa.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afr2sa.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afr2sa.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afr2sa.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=8&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afr2sa.wordpress.com/2008/03/01/ramabertahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7e1e70dc3936a75272968b54c2343ee9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">afr2sa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PATAS</title>
		<link>http://afr2sa.wordpress.com/2008/02/20/patas/</link>
		<comments>http://afr2sa.wordpress.com/2008/02/20/patas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Feb 2008 03:24:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afr2sa</dc:creator>
				<category><![CDATA[CERITA]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afr2sa.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Bis patas yang kunaiki melaju kencang. Sementara gerimis yang terus mengguyur sepanjang perjalanan mulai berubah menjadi hujan kecil. Aku makin merapatkan jaket dan memperbaiki posisi dudukku. Hah! Rasanya aku ingin segera sampai dan tidur di kasur empukku. Aku tidur lagi, atau tepatnya mencoba tidur. Tapi lagi-lagi tangan itu berusaha menyentuh tanganku. Entahlah apa yang dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=13&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="sntext" style="color:#9900ff;">Bis patas yang kunaiki melaju kencang. Sementara gerimis yang terus mengguyur sepanjang perjalanan mulai berubah menjadi hujan kecil. Aku makin merapatkan jaket dan memperbaiki posisi dudukku. Hah! Rasanya aku ingin segera sampai dan tidur di kasur empukku. Aku tidur lagi, atau tepatnya mencoba tidur. Tapi lagi-lagi tangan itu berusaha menyentuh tanganku. Entahlah apa yang dia inginkan dari aku. Pemuda disampingku, dari awal dia duduk di sebelahku, tangannya tak henti</span><span id="more-13"></span><span class="sntext" style="color:#9900ff;"> untuk meraih tanganku. Aku tak begitu perduli, karena rasa capek dan ngantuk lebih menguasai diriku. Iya, 5 jam perjalanan bis saat berangkat pagi tadi, lalu sekarang, 5 jam lagi perjalanan pulang. Aku baru saja dari Jember, interview di perusahaan jaringan komputer. Seminggu lalu aku memang memasukkan lamaran ke perusahaan berlevel nasional itu. Dan, dengan gembira aku penuhi panggilan mereka untuk interview, hari ini. Aku lebih memilih langsung pulang daripada harus menginap di hotel walaupun bis jurusan Malang baru ada jam 6 sore. Itu tandanya, baru jam 10 malam nanti aku sampai. Itu kalau lancar, tak ada halangan apa-apa. Sekarang hampir jam sembilan, aku menarik nafas lega. Berarti tak lama lagi aku sampai. Aku tertidur. Begitu nyaman. “Dik, namanya siapa?” Tiba-tiba terdengar suara disampingku. Aku terbangun, berusaha merapikan lagi jilbabku. Lalu menoleh ke arah pemuda disampingku. “Apa?” Tanyaku berusaha memahami maksudnya. “Nama kamu siapa? Aku boleh tahu kan?” Jelasnya lagi. “Mmm, Aliya.” Jawabku sambil menyambut uluran tangannya. “Rudi, aku Rudi.” Katanya singkat sambil tersenyum. Aku mencoba membalas senyumnya, entah apa yang terlihat. Karena aku merasa wajahku benar-benar lelah, sulit untuk tersenyum. Dia mencoba bicara lagi padaku, tentang arah tujuanku, rumahku, kehidupanku, juga tentang statusku. Aku hanya menjawab seperlunya saja. Terus terang aku tak pernah bisa berbicara banyak pada orang yang baru aku kenal. Dia memahami sepertinya. Karena setelah pertanyaan tentang statusku tidak aku jawab, dia kembali diam. Tapi tangannya kembali mencari tanganku. Aku menarik diri menjauh darinya, lebih merapat ke arah jendela. Lalu terdengar lagi suaranya. “Alya, kamu marah ya aku pegang tangan kamu? Maaf kalau aku tak sopan, aku sendiri juga nggak ngerti kenapa aku bisa begini. Kalau boleh jujur, aku ngerasa nyaman banget setelah pegang tangan kamu. Jadi lebih tenang. Apalagi setelah kamu nyandar di bahuku. Sumpah, aku seneng banget.” Katanya panjang lebar. Mendengar kalimat terakhirnya, mataku langsung terbuka. Aku nyandar di bahunya? Kapan? Atau jangan-jangan ini cuma triknya untuk jebak aku? Aduh, kok gini seh? Ramai suara batinku mencoba menebak maksud Rudi. “Aku nyandar sama kamu? Kapan?” “Tadi, pas kamu tidur, pules banget kayaknya. Capek ya?” Jelas Rudi sambil tersenyum. Aku hanya bisa malu. Entah bagaimana warna wajahku sekarang, capek, letih, lapar, ditambah malu… Waduh…!!! “Ehhmm, maaf ya kalo gitu? Aku gak sengaja. Aku bener-bener gak tahu. Maaf ya? Pintaku memelas. “Gak pa-pa kok. Kan aku udah jelasin tadi, aku malah seneng kamu nyandar sama aku.” Jawabnya sambil lagi-lagi tersenyum. Mungkin sudah menjadi hobinya bicara sambil tersenyum, beda sama aku… Aku kembali diam, dan mulai melanjutkan mimpiku lagi. Saat damai memelukku, kembali aku dibangunkan. Kali ini dia pamit padaku, karena dia harus turun disini, di Kebonagung, Pasuruan. Aku hanya mengangguk. Dia meraih tanganku, lalu menyerahkan secarik kertas kecil. Sambil berjalan menuju pintu dia katakan kalau itu adalah nomer ponselnya, dan berharap kalau perkenalan ini tidak berhenti disini saja. Aku mencoba tersenyum padanya. Lalu dia turun, menghilang diantara kerumunan penumpang lain. Aku lihat lagi kertas itu, nomer ponsel, ditambah sebaris tulisan kalau dia sangat senang mengenalku. Hahaha…entah apa yang akan aku lakukan pada kertas mungil itu. Aku salin di ponselku, atau aku buang saja? Tapi akhirnya, aku lebih memilih mengantonginya di saku jaketku. Aku tidur lagi dan baru bangun saat bis mulai berjalan pelan, tandanya sudah memasuki areal terminal. Aku berdiri, merapikan tas, jaket dan jilbabku. Segera turun karena bis mulai kosong. Saat berjalan menuju tempat angkot yang akan membawaku kerumah, aku terkejut, benar-benar terkejut. Rudi di depanku, masih dengan senyumnya. Dengan heran aku mendekatinya. Dia lalu berkata. “Aku gak yakin kamu akan menelponku, ataupun sekedar mengirim pesan. Jadi aku harus memastikan.” Hah! lagi-lagi dia tersenyum. Lama-lama aku curiga, waras nggak ya orang ini? Hehehe… “Ya tapi kan tadi katanya kamu harus sampe di Semarang besok pagi? Aku pikir kamu tadi bakal ke Bungurasih, trus langsung ke Semarang?? Lagian tadi kenapa gak naik bis yang ke Surabaya langsung?” Tanyaku bingung. “Tadi bis yang ke Surabaya udah berangkat semua, jadi aku ikut bis yang ke Malang. Makanya tadi aku turun di Pasuruan. Harusnya sih gitu, tapi aku gak pengen buang kesempatan, once in a lifetime.” Katanya. “Kesempatan? Kesempatan apa?” aku makin bingung. “Kesempatan lebih dekat sama kamu.” Singkat dia menjawab. Ponselku bergetar, ada pesan masuk, 1, 2, 3,…6 pesan baru masuk… Yah, memang sekarang baru ada sinyal di layar ponselku. Aku mulai membuka satu persatu, Rudi terus memandangku. Ternyata semua dari Alit. Aku kaget, Semua pesan itu berisi kabar kalau Alit datang ke Malang, ingin ketemu aku! Dia nekat banget, sih?! Aku lihat lagi jam dia kirim pesan itu, jam 10 pagi, dan sekarang hampir jam sebelas malam. Hih, aku gak tahu apa yang mesti aku lakukan. Tak lama ponselku bergetar lagi. Alit menelpon. Aku tanyakan apa benar dia datang ke Malang, jam berapa, trus apa yang dia lakuin setelah gak bisa hubungi aku. Aku bener-bener gak nyangka dia senekat ini. Dia hanya tertawa dan menceritakan apa yang dia lakuin di Malang tadi. Cukup lama kami berbicara, hingga aku tak sadar kalau Rudi masih di sebelahku, memandangku penuh tanya. Saat aku selesai bicara pada Alit, baru Rudi berkata. “Aku gak akan menyerah semudah itu. Yakin sama aku, Al. aku bukan pecundang yang akan mengaku kalah, gak bisa dapetin kamu. Lihat aja.” Mantap Rudi bicara, sambil menatap tajam ke arahku. Aku makin bingung. Hanya bisa meratap dalam hati…apa yang harus aku lakukan…cowok-cowok ini bikin pusing!!! Aku melangkah naik menuju angkot, tak perduli lagi pada Rudi yang masih terus mengikutiku. Bahkan sampai aku turun di gang rumahku, dia masih di belakangku, tetap dengan senyumnya itu. Aku terus melangkah, lalu berhenti untuk membeli nasi goreng. Aku inget belum makan seharian. Rudi masih dibelakangku, sementara Alit mencoba menelponku lagi… Entah apa yang akan kukatakan. Aku hanya ingin membasuh diri, makan, lalu tidur sampai fajar tiba esok pagi. Aku tak ingin memberi harapan lebih pada orang-orang ini, Alit ataupun Rudi… karena aku&#8230;gak tertarik pada laki-laki.</span> CERITA LAINNYA DI :<a title="cerpen" href="http://www.wismacinta.com">www.wismacinta.com</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/afr2sa.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/afr2sa.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afr2sa.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afr2sa.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afr2sa.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afr2sa.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afr2sa.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afr2sa.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afr2sa.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afr2sa.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afr2sa.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afr2sa.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afr2sa.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afr2sa.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afr2sa.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afr2sa.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=13&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afr2sa.wordpress.com/2008/02/20/patas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7e1e70dc3936a75272968b54c2343ee9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">afr2sa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ORANG UDIK</title>
		<link>http://afr2sa.wordpress.com/2008/02/12/orang-udik/</link>
		<comments>http://afr2sa.wordpress.com/2008/02/12/orang-udik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Feb 2008 05:30:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afr2sa</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUMOR]]></category>
		<category><![CDATA[jayuz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afr2sa.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Si Paijo yang udik baru aja panen besar pergi ke kota. Dia pengin banget beli handphone. Maka ia pergi ke counter hp. Paijo : Mbak, saya mau beli hp. Sales : Ini, Mas. Paijo : Lo, kok gak nyala? Sales : O, ini belum ada nomor kartunya, Mas. Mas harus beli kartunya dulu. Paijo : [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=6&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="the-atemo1.jpg" href="http://gumunan.files.wordpress.com/2007/03/the-atemo1.jpg"><img src="http://gumunan.files.wordpress.com/2007/03/the-atemo1.jpg" border="2" alt="the-atemo1.jpg" hspace="10" vspace="10" align="left" /></a> <span style="color:#008080;">Si Paijo yang udik baru aja panen besar pergi ke kota. Dia pengin banget beli handphone. Maka ia pergi ke counter hp.  Paijo : Mbak, saya mau beli hp. Sales : Ini, Mas. Paijo : Lo, kok gak nyala? Sales : O, ini belum ada nomor kartunya, Mas. Mas harus beli kartunya dulu. Paijo : Ya udah, saya beli kartunya. </span><span id="more-6"></span><span style="color:#008080;">Kasih nomor cantik ya. (idih, udik kok ngerti nomor cantik?-red)</span> Seteleh itu pulanglah si Paijo ke kampungnya, tapi dia heran kok gak bisa dipake tuh hp, mak besoknya ia datangi lagi sales tokonya. Paijo : Kamu ini gimana, kok hp ini gak bisa dipake di kampung saya? Sales : O, itu karena di kampung Mas belum ada sinyal. Paijo : La, situ kok nggak bilang kemarin. Ya udah saya beli sinyalnya sekalian, jualan kok sendiri-sendiri gitu.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/afr2sa.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/afr2sa.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afr2sa.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afr2sa.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afr2sa.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afr2sa.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afr2sa.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afr2sa.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afr2sa.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afr2sa.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afr2sa.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afr2sa.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afr2sa.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afr2sa.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afr2sa.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afr2sa.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=6&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afr2sa.wordpress.com/2008/02/12/orang-udik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7e1e70dc3936a75272968b54c2343ee9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">afr2sa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gumunan.files.wordpress.com/2007/03/the-atemo1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">the-atemo1.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Doa Seorang Anak</title>
		<link>http://afr2sa.wordpress.com/2008/02/09/doa-seorang-anak/</link>
		<comments>http://afr2sa.wordpress.com/2008/02/09/doa-seorang-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Feb 2008 06:50:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afr2sa</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUMOR]]></category>
		<category><![CDATA[lucu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afr2sa.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Seorang bocah yang sangat ingin melanjutkan sekolah,tetapi orang tuanya tidak mempunyai uang untuk membiayai sekolahnya. Lagipula ibunya yang sedang sakit membutuhkan biaya untuk membeli obat. Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada Tuhan : Kepada Yth Tuhan di Surga Tuhan yang baik, saya mau melanjutkan sekolah, tapi orang tua saya tidak punya uang. Ibu saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=11&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang bocah yang sangat ingin melanjutkan sekolah,tetapi orang tuanya tidak mempunyai uang untuk membiayai sekolahnya. Lagipula ibunya yang sedang sakit membutuhkan biaya untuk membeli obat. Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada Tuhan : <span id="more-11"></span> <em>Kepada Yth Tuhan di Surga </em> <em>Tuhan yang baik, saya mau melanjutkan sekolah, tapi orang tua saya tidak punya uang. Ibu saya juga sedang sakit, mau beli obat. </em> <em>Tuhan saya butuh uang Rp 20.000 utk beli obat ibu, </em> <em>Rp 20.000 untuk membayar uang sekolah, </em> <em>Rp 10.000 untuk membayar uang seragam, </em> <em>dan uang buku Rp 10.000. </em> <em>Jadi semuanya Rp 60.000 </em> <em>Terima kasih Tuhan, saya tunggu kiriman uangnya. </em> <em>Dari : Rio</em> Rio pun pergi ke kantor pos untuk mengirim suratnya.  Membaca tujuan surat tersebut, petugas kantor pos merasa iba melihat Rio, sehingga tidak tega mengembalikan suratnya.  Bingung mau di kemanain surat itu, akhirnya petugas pos itu menyerahkannya ke kantor polisi terdekat.  Membaca isi surat itu, Komandan polisi merasa iba dan tergerak hatinya utk menceritakan hal tsb kepada anak buahnya. Walhasil, para polisi pun mengumpulkan dana utk di berikan ke Rio, tetapi dana yang terkumpul hanya Rp 55.000,-  Sang Komandan pun memasukan uang yang terkumpul ke dalam amplop, menuliskan keterangan : &#8221; Dari Tuhan di Surga &#8221; dan menyerahkan ke anak buahnya utk di kembalikan ke Rio.  Menerima uang tsb, Rio merasa sangat senang permintaannya terkabul, walaupun yang di terima hanya Rp 55.000,-.  Rio pun bergegas mengambil kertas dan pensil, dan mulai menulis surat lagi :  <em>TUHAN LAIN KALI KALO MAU KIRIM UANG, JANGAN LEWAT POLISI, KARENA KALO LEWAT POLISI DI POTONG RP 5.000,-</em></p>
<p>anda dapat melihat cerita lainnya di situs <a title="humor" href="http://www.humorkita.com">www.humorkita.com</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/afr2sa.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/afr2sa.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afr2sa.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afr2sa.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afr2sa.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afr2sa.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afr2sa.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afr2sa.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afr2sa.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afr2sa.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afr2sa.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afr2sa.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afr2sa.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afr2sa.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afr2sa.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afr2sa.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afr2sa.wordpress.com&amp;blog=3146320&amp;post=11&amp;subd=afr2sa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afr2sa.wordpress.com/2008/02/09/doa-seorang-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7e1e70dc3936a75272968b54c2343ee9?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">afr2sa</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
